Rabu, 09 Juni 2010

Panduan internet

Bagi rekan rekan yang ingin memiliki buku tentang panduan dasar berinternet, silakan download disini

Selasa, 01 Juni 2010

Sifat serakah yang membutakan hati

Sebuah berita yang sangat mengagetkan saya dapat di koran Jawa Pos edisi Senin, 2 Maret 2009. Memang sudah lama sih, Koran ini saya temukan di dalam kereta api Jakarta – Malang. Di koran tersebut saya mendapati sebuah berita yang mengejutkan, yaitu tentang pemimpin Zimbabwe, Robert Mugabe. Disaat warganya mengalami krisis ekonomi yang sangat parah, beliau malah berfoya – foya menghabiskan lebih dari USD 250, atau sekitar Rp. 3 miliar untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-85. Yang mengagetkan lagi, jumlah tersebut jauh lebih besar daripada anggaran untuk mengatasi epidemik kolera disana. Sebuah pembelaan sia – sia juga dinyatakan oleh pihak penyelenggara ulang tahun ini, mereka menyatakan kalau memang mengetahui kalau kondisi negara mereka sedang bermasalah, tapi kok ya ngomong kalau menghargai pengorbanan presiden juga penting.
Krisis ekonomi sudah berat, ditambah lagi dengan krisis kepedulian dari pemimpin, ternyata memang sangat parah kondisi rakyat Zimbabwe. Mata pemimpin sudah tertutup oleh tumpukan uang yang siap melahap pikiran mereka dan rela mengorbankan apa saja demi uang itu, termasuk kemakmuran rakyat. Rakyat terlantar dan miskin masa bodo yang penting mereka para pemimpin menikmatai nikmatnya dunia meskipun diatas penderitaan rakyatnya. Apakah hal ini akan terjadi di negara kita? kayaknya sudah terjadi, tetapi kita tidak menyadarinya,

Kamis, 20 Mei 2010

SUDAH BERSYUKURKAH KITA


Tuhan memang pengasih dan juga maha penyanyang kepada semua makhluknya. Tetapi kadang kadang makhluk tersebut lupa akan nikmat yang telah diberikan Tuhan kepadanya. Tuhan telah menciptakan segala kenikmatan dan keindahan dunia untuk kita nikmati. Untuk kita rasakan, untuk kita pelajari, tapi pernahkah kita memikirkan seandainya salah satu dari nikmat yang pernah kita nikmati tersebut berkurang sedikit saja apa yang akan terjadi. Sebagai contoh apakah akibatnya apabila matahari sudah tidak mau bersinar lagi, atau bumi yang sudah tidak bersahabat lagi dengan kita. Yang terjadi bencana, musibah dan masih banyak lagi. Manusia kadang hanya memikirkan bagaimana memanfaatkan apa yang ada di bumi tanpa memperdulikan bagaimana memperbaharuinya. Hanya bisa mengeksploitasi dan kurang memikirkan rehabilitasi alam. Akibatnya kerusakan alam yang menimbulkan bencana di mana mana. Peyebabnya sebenarnya hanya satu yaitu akibat ulah dari tangan manusia sendiri yang kurang peduli dengan alam dan kurang bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan. Rasa syukur atas nikmat yang telah kita dapatkan merupakan rasa terimakasih kepada Tuhan. Nampaknya manusia zaman sekarang hampir sama dengan cerita cerita manusia zaman terdahulu, dikarenakan kurang bersyukur akhirnya Tuhan menurunkan azab kepada umat tersebut. Sekarang pun kita menerima azab dari Tuhan, tapi apakah ini cobaan, atau malah hukuman bagi kita yang kurang bersyukur. SUDAHKAN KITA BERSYUKUR DENGAN NIKMAT YANG TELAH DIBERIKAN OLEH TUHAN.

Selasa, 18 Mei 2010

SEAEDUNET di Sampit

SEAEDUNET ternyata banyak diminati oleh sekolah sekolah di Indonesia. Terbukti salah satu daerah di Kalimantan Tengah yaitu Sampit, telah memasang perangkat ini.